Namanya Ma Kyal Sin, Gadis Pemberani ini Tewas Ditembak Kepalanya Saat Ikut Berdemo Oleh Militer Myanmar



    Seorang gadis bernama Ding Jia Xi atau Ma Kyal Sin tewas ditembak pada bagian kepala saat mengikuti demo. Ma Kyal Sin merupakan gadis berusia 19 tahun dan anak tunggal dalam keluarganya. Ia tewas saat mengikuti demo yang terjadi karena kudeta militer Myanmar.

    Diketahui keudeta militer Myanmar semakin memanas. Ketika militer Myanmar mengkudeta pemerintahan Kanselir Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint, Ding Jia Xi memilih ikut bergabung dengan barisan demonstran.  Ia tampil berani dengan berada di garda depan demonstrasi dan tidak hanya untuk bergaya-gaya saja. Dengan menggunakan kaos hiitam bertuliskan ”Everything will be OK”, ia dengan berani mengikuti demo.

    Saat aparat Myanmar melepaskan gas air mata ke arah demonstran, ia tetap maju dengan menerobos gas air mata dan seperti tidak memperdulikannya. Kemudian, ia berlari ke arah keran air dan mencoba menyalakannya untuk membasuh mata demonstran yang perih. Dan saat inilah, sebutir peluru menembus kepalanya hingga akhirnya ia meninggal dunia.

    Keketika suasana langsung hening dan orang yang berada di sekitar kejadian langsung tersentak dan merasa bergidik sekaligus merinding. Militer Myanmar yang sadar akan apa yang telah mereka lakukan hanya membiarkan massa maju untuk mengerubungi jasad Ding Jia Xi.

    “Jika saya terluka dan tidak dapat kembali ke kondisi yang baik, tolong jangan selamatkan saya. Saya akan memberikan bagian kiri tubuh saya yang berguna kepada seseorang yang membutuhkan saya,” tulisnya.

    Diketahui bahwa Ding Jia Xi menjadi korban sipil ke-40 yang tewas dalam konflik di Myanmar menentang kudeta militer. Sebelumnya, seorang gadis lain, yaitu Mya Thwate Thwate Khaing juga tewas tertembak di bagian kepala, saat ikut berdemo di Naypyitaw, ibu kota Myanmar.