Viral Wanita Minta Cat Rambut Ungu, Alasannya Bikin Satu Salon Nangis Sedih





    Kisah pemilik salon yang menangis saat mewarnai rambut kliennya menjadi viral. Ia tidak kuasa menahan kesedihan setelah mendengar alasan sang klien yang ingin mengubah warna rambutnya menjadi ungu.

    Cerita ini dibagikan oleh akun TikTok @dotzybink. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 3,5 juta kali dan mendapatkan 500 ribu tanda suka.

    "Nangis semua dong satu salonku. Stay strong ya cik," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip BeritaHits.id, Senin (8/11/2021).

    Pemilik salon ini menceritakan ada seorang klien yang ingin mewarnai rambut. Namun, sang klien hanya mau mewarnai rambut di tanggal 5 November 2021.

    "Baru kali ini ngerjain rambut customer sampai aku bener-bener nangis guys. Customer aku ini pas booking bilang mau tanggal 5 November. Kalau gak, mending gak usah aja," cerita pemilik salon.

    Hal ini tentu membuat pemilik salon kebingungan. Ia akhirnya mengetahui jika tanggal tersebut merupakan hari ulang tahun pernikahan kliennya.


    Viral Wanita Minta Cat Rambut Warna Ungu, Alasannya Bikin Nyesek. (TikTok)

    "Pertama kupikir kenapa dah, eh ternyata hari itu spesial karena hari anniversary nya dia sama suaminya, guys," ungkap pemilik salon.

    Namun, sang klien juga membawa kisah sedih mengenai alasannya ingin mengganti warna rambut. Suaminya ternyata baru saja meninggal dunia karena terinfeksi virus corona varian Delta.

    Karena itu, klien ini ingin menjadikan hari ulang tahun pernikahannya dengan suami sebagai titik balik. Ia berharap bisa keluar dari kesedihannya dan mulai menjalani hidup lebih berwarna, diawali dengan mengganti warna rambutnya.

    "Cuma suaminya itu baru saja meninggal karena kena Covid Delta. Jadi tanggal 5 ini, dia mau jadi titik balik dia guys. Dia mau keluar dari zona sedih dia, mulai hidup lagi lebih berwarna," lanjut pemilik salon.

    Tidak ada komentar untuk "Viral Wanita Minta Cat Rambut Ungu, Alasannya Bikin Satu Salon Nangis Sedih"