Loading...

BSU BPJS Ketenagakerjaan Cair Agustus, Berikut Syarat Penerima Bantuan Sebesar Rp 1 Juta



BSU BPJS Ketenagakerjaan akan segera cair di bulan Agustus 2021.

Cairnya BSU BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi para pekerja/buruh dan juga perusahaan yang mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19.

Dilansir Zonajakarta.com dari kemnaker.go.id pada 3 Agustus 2021, bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (kemnaker) telah menerima data calon penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan.

Penerimaan data ini, merupakan awal dimulainya program BSU BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021

Kemnaker Ida Fauziyah menyatakan bahwa pihaknya menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta calon penerima bantuan dari 8,73 juta pekerja yang diproyeksikan akan menerima BSU BPJS Ketenagakerjaan.

"Nantinya data 1 juta calon penerima BSU tersebut akan dicek dan di-screening oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data, dan menghindari duplikasi data," ujar Menaker Ida.

Oleh sebab itu pemerintah telah menyaipkan anggaran sebesar Rp8,8 Triliun Untuk jumlah calon penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan akan menerima dana sebesar Rp 1 Juta per oang.

Sebelumnya BSU BPJS Ketenagakerjaan ini akan menyasar pekerja yang terdampak PPKM level 3-4.

Untuk penyalurannya BSU BPJS Ketenagakerjaan akan ditransfer kepada pekerja atau buruh melalui rekening bank himbara yang ditunjuk sebagai penyalur.

Adapun daftar bank penyalur BSU adalah sebagai berikut:

1. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
2. Bank Negara Indonesia (BNI)
3. Bank Mandiri
4. Bank Tabungan Nasional (BTN)
5. Kemudian Bank Syariah Indonesia (BSI) khusus wilayah Aceh

Menaker Ida Fauziyah juga mengatakan bahwa pekerja atau buruh yang tidak memiliki rekening bank di atas akan dibuatkan oleh Kemnaker. Sehingga proses penyaluran BSU akan lebih mudah.

Ida Fauziyah menambahkan bahwa pekerja atau buruh penerima BSU dapat mencairkan bantuan melalui ATM atau bank penyalur.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

BSU BPJS Ketenagakerjaan akan cair kepada pekerja atau buruh yang memenuhi kriteria atau syarat seperti di bawah ini:

1. Warga Negara Indonesia
2. Menerima upah atau gaji di bawah Rp3,5 juta
3. Bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4
4. Bukan penerima bantuan sosial dari pemerintah
5. Bekerja di sektor industri konsumsi, perdagangan dan jasa, real estate dan properti serta transportasi
6. Peserta BPJS Ketenagakerjaan aktif, untuk cek status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa ikuti cara di bawah ini.

Cara Cek Status Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Status peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa di cek melalui situs https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. Bagi pemilik BPJS Ketenagakerjaan yang belum memiliki akun, harus membuat akun terlebih dahulu.

Berikut cara bikin akun https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id:

1. Masuk situs https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id
2. Pilih menu registrasi
3. Isi formulir pendaftaran dengan nomor KPJ (Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan), nama, tanggal lahir, NIK, nomor telepon dan email
4. Lakukan aktifasi akun dengan memasukkan PIN
5. Setelah itu akan dikirim PIN verfikasi lewat SMS atau email
6. Setelah itu kita bisa masuk situs https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id dengan email dan kata sandi

Sementara bagi yang sudah memiliki akun https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id bisa cek status BPJS Ketnagakerjaan dengan cara ini:

1. Masukkan alamat emaildan kata sandi
2. Setelah masuk pilih menu layanan
3. Cek status peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan memasukkan KPJ dan KTP

Itulah cara mudah untuk cek status peserta BPJS Ketenagakerjaan apakah masih aktif atau tidak sebagai syarat BSU BPJS Ketenagakerjaan. (ZJ)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BSU BPJS Ketenagakerjaan Cair Agustus, Berikut Syarat Penerima Bantuan Sebesar Rp 1 Juta"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.