Loading...

Gigit Jari Kalah Gugatan Harta Gono Gini, Tsania Marwa Cuma Dapat 2 Benda Ini dari Pernikahan dengan Atalarik





Mantan pasangan suami istri, Atalarik Syah dan Tsania Marwa sudah resmi bercerai pada 2017 lalu.

Baik Atalarik Syah maupun Tsania Marwa sempat memperebutkan hak asuh anak.

Usai Tsania Marwa dan Atalarik Syah rebutan hak asuh anak, keduanya kini kembali berseteru soal harta gono-gini.

Dikutip Zonajakarta.com dari tayangan YouTube KH Infotaiment pada Jumat 1 Mei 2020, Tsania Marwa mengajukan gugatan harta gono-gini di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada 3 April 2020 lalu.

Saat kasus masih terus berjalan, tim kuasa hukum dari Atalarik Syah didampingi pihak Pengadilan Agama menggeledah kediaman Tsania Marwa pada 22 Januari lalu.


Atalarik Syah diketahui tengah berusaha untuk meminta kembali sejumlah barang yang diberikannya kepada sang mantan istri, Tsania Marwa.


“Kami kuasa hukum Atalarik hasil dari pemeriksaan tempat tadi itu, menurut Tsania Marwa ditemukan hanya BPKB mobil,” ujar kuasa hukum Atalarik Syah, Sanja S.H.


Hal yang mengejutkan publik adalah, Atalarik Syah memberikan sejumlah daftar barang-barang yang ia minta untuk dikembalikan, ternyata barang dari mulai Tsania Marwa dan Atalarik Syah pacaran hingga sebelum mereka bercerai.


Dari daftar barang-barang yang ingin diminta kembali Atalarik Syah dari sang mantan istri, ternyata ada juga perhiasan cincin yang dihadiahkan Atalarik Syah saat pertunangannya bersama Tsania Marwa.


Kemudian Atalarik juga meminta kembali perhiasaan saat seserahan di acara pernikahan mereka, hingga sejumlah hadiah ulang tahun berupas tas dan sepatu perempuan.


Barang-barang tersebut diklaim sebagai harta milik Atalarik Syah yang harus dikembalikan oleh Tsania Marwa.

“Ada tas, ada juga perhiasan-perhiasaan, sepatu dan kacamata, kalau dari kami posisinya di dalam harga-harga rincian barang tersebut ya kurang lebih Rp1 M,” kata kuasa hukum Atalarik Syah.


Kini Tsania Marwah nampaknya benar-benar gigit jari.


Pasalnya, dilansir Zonajakarta.com dari Pikiran Rakyat, gugatan harta gono gini yang dilayangkan Tsania Marwa kepada Atalarik Syah telah ditolak oleh Pengadilan Agama Cibinong pada 31 Maret 2021.


Melanjuti kabar ini, Atalarik Syah merasa sangat lega setelah mendengar gugatan dari mantan istrinya ditolak mentah-mentah oleh Pengadilan Agama.


"Saya merasa lega terus terang. Tadi juga berbicara dengan kuasa hukum saya bahwa kemenangan ini milik mereka, mereka benar-benar berjuang secara detail," ujar Atalarik Syah seperti dikutip dari kanal YouTube Indosiar pada 6 April 2021.


Sejak Tsania Marwa melayangkan gugatan harta gono-gini, Atalarik Syah merasa aneh lantaran dari gugatannya Atalarik menemukan aset yang seharusnya tak masuk dalam perebutan harta gono-gini.


Ditegaskan Atalarik Syah, rumah dan ruko yang diminta Tsania Marwa adalah harta yang sudah ia miliki sebelum menikah.


"Dari awal saya bilang saya hanya ingin mempertahankan yang menjadi hak saya, yang sudah saya punya dari jauh sebelum menikah, yaitu rumah dan ruko," ujar Atalarik Syah.


Raff Sanja, pengacara Atalarik menyebut gugatan Tsania kepada Atalarik sebelumnya senilai Rp5 miliar.


Namun, hal itu tak terbukti. Sekali lagi ditegaskan Raff Sanja, Tsania Marwa hanya mendapatkan satu mobil dan satu set perlengkapan furniture saja.


"Ya tentu kan, kalau kita total Rp5 miliar, itu ada komponennya. Yang pertama itu adalah rumah, yang kedua adalah ruko, kemudian yang ketiga barang bergerak termasuk di dalamnya mobil Mercy," ungkapnya lagi.


Atalarik Syach berharap ini menjadi sidang terakhir antara dirinya dan Tsania Marwa. Ia tak ingin ada lagi drama persidangan dengan mantan istrinya itu.


"Mudah-mudahan ini terakhir dan memberikan titik terang juga ke depannya. Bagaimana terakhir hasil persidangan gono-gini, ada tim kuasa hukum saya yang bisa menerangkan," ujar Atalarik Syah.***ZJ

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gigit Jari Kalah Gugatan Harta Gono Gini, Tsania Marwa Cuma Dapat 2 Benda Ini dari Pernikahan dengan Atalarik"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.