Pasutri Meninggal Bersamaan, Fatkhan Sibyan Wakafkan Masjid Rp7 Miliar ke Warga Bojonegoro

    Pasutri Meninggal Bersamaan, Fatkhan Sibyan Wakafkan Masjid Rp7 Miliar ke Warga Bojonegoro


    Kisah cinta antara suami istri hanya maut memisahkan mereka berdua benar-benar terjadi pada pasangan sejati di Bojonegoro, Jawa Timur. 

    Berselang dua setengah jam usai sang istri Hj. Ummi Munawaroh meninggal dunia, sang suami H. Fatkhan Sibyan pun kemudian menyusul dijemput maut.

    Bisa dikatakan pasutri tersebut meninggal secara bersamaan.        

    "Meninggal dunia hanya selisih dua jam setengah, pasangan ini dipertemukan kembali di alam barzah dengan waktu singkat," tulis akun Instagram @berita_bojonegoro2, Sabtu (6/1/2021).

    Sebelum meninggal dunia, Ummi Munawaroh diketahui kedinginan serta sesak nafas.

    Sakit tersebut sudah beberapa kali ia derita lantaran usianya yang sudah berkepala enam. Sedangkan Fathkan terlihat sehat.  

    Ummi Munawaroh menghadap sang khalik lebih dahulu, pada pukul 01.30 WIB. Sedangkan Fathkan sekitar 04.00 WIB.

    Pasutri yang tinggal di Jalan Letda Mustajab, Kelurahan Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro tersebut membuktikan bahwa cinta sejati itu ada. 

    Fathkan terlihat sedih sembari memandangi jenazah istrinya yang sudah membujur kaku.

    Saat itu sang suami sedang tertegun meratapi kepergian istrinya.

    Suami sedang mengaji disamping jenazah istrinya tiba-tiba terkena serangan jantung dan mengakibatkan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB.

    Mereka berdua pun dimakamkan di dalam satu liang lahat. Dikebumikan berdampingan satu sama lain.

    Berdasarkan informasi beliau berdua adalah seorang pengusaha sukses yang memiliki beberapa bisnis.

    Termasuk owner toko alat jahit Al-Ikhsan di Jl. Gajah mada Bojonegoro. Dan mempunyai bengkel mebel kayu jati di sekitar kediamannya.

    Sebelum meninggal, beliau berdua telah membangun dua masjid di Bojonegoro untuk diwakafkan kepada masyarakat, yang menghabiskan dana 7 miliar.