Loading...

Nasi Sudah Jadi Bubur, Sesali Ramalannya yang Terlanjur, Mbak You: Apa Saya Melihatnya Keliru?



Terawangan Mbak You mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hingga kerusuhan sebelum lengsernya Presiden Joko Widodo di tahun 2021 menjadi sorotan beberapa waktu belakangan.

Namun, Mbak You mengaku menyesal atas ramalannya yang sudah terlanjur terjadi.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari akun YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang mengunggah sebuah video pada 13 Januari 2021.

Mbak You angkat bicara soal terawangannya perihal kecelakaan pesawat Lion Air beberapa waktu lalu.

"Akhirnya saya ngomong sama tim, saya kepengen membuat terawangan kayak pesawat ada yang mau meledak kayanya Lion nih.

Karena gambarnya ada warna merah.

Saya ngomong di Kamis, karena waktu Senin pulang itu, saya udah yang nggak nyaman buat saya.

Mendengar banyak terawangan saya lihat banyak yang seperti itu. Jadi saya mikir, apa ya saya goblok apa saya melihatnya keliru seperti itu.

Kamis, saya membuat video, Jumat saya posting di Instagram, Senin kejadian.

Itu yang justru yang bikin saya, kenapa saya enggak nyaman seperti ini, dan setelah kejadian itu kayak, nyesel.

Nyesel, apa, ucapan kadang terjadi seperti kayak membolak-balikkan tangan yah.

Kayak gitu, nggak enak yah, nggak nyaman," ujar Mbak You menceritakan kembali apa yang ia alami.

Usai menceritakan pengalaman terawangannya tentang insiden Lion Air beberapa waktu lalu, Mbak You menceritakan bagaimana dia menerawang insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

"Kayak kemarin pesawat itu (Sriwijaya Air SJ-182), saya itu, kadang-kadang membolak-balikkan terawangan saya biar orang nggak terlalu takut.

Seperti, pesawat itu, ada merahnya, ada birunya, ada pesawat merah ada biru aja seperti itu harusnya.

Tapi karena saya itu nggak mau orang tu takut dengan terawangan saya, saya akhirnya menyamarkan itu," lanjut Mbak You.

Atas terawangan Mbak You perihal insiden kecelakaan pesawat, Deddy Corbuzier melayangkan kritikan pedas.

Bukan tanpa alasan, Deddy Corbuzier meradang lantaran deretan ramalan Mbak You yang menyangkut hajat orang banyak.

Deddy Corbuzier enggan membahas masalah orang lain. Namun dirinya menilai bahwa perilaku Mbak You sudah melanggar batas.

"Saya tidak ada masalah dengan anda sama sekali, dari dulu pun juga tidak ada masalah, tapi disaat ini menurut saya menjadi sebuah masalah bukan buat saya tapi buat cara berpikir orang orang Indonesia yang akhirnya jadi kacau," ungkap Deddy Corbuzier lewat podcastnya seperti dikutip Zonajakarta.com di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Senin (18/01/2021).

Deddy Corbuzier lantas mengakui latar pendidikan yang bisa melakukan hal yang sama dengan Mbak You.

Namun Deddy Corbuzier memilih untuk memberikan dampak yang lebih baik dibanding Mbak You.

"Kalau ngomongin prediksi, ngomongin ramalan, dan kenapa saya harus bicara, base pendidikan saya itu psikologi, saya tahu ada yang namanya pasebo nosebo, saya tahu yang namanya impek bagus impek jelek, saya tahu itu semua saya belajar itu semua," jelasnya.

Deddy Corbuzier menyadari ramalan merupakan budaya yang sudah mengakar di kehidupan masyarakat.

Namun jika ramalan sudah menyentuh hajat orang banyak, Deddy Corbuzier menilai ramalan tersebut tidak bisa dibiarkan tersebar,

"Itu kultural, itu kebudayaan saja. Mereka mau melakukan itu ya silahkan, mau baca tarot ya silahkan. Asal tidak berdampak besar buat masyarakat besar," ungkap Deddy Corbuzier.

"Jadi kalau mau alay-alayan, pura-pura ramalin artis, silahkan. Tapi kalau sudah masuk ramalan tentang pesawat terbang jatuh. Setiap saat juga akan ada pesawat terbang jatuh. Kalau ada ramalan tentang ada artis yang ketangkep, pasti akan ketangkep itu saya udah ngomong," kata Deddy.

Deddy Corbuzier lantas mencontohkan ramalan-ramalan paranormal yang bisa saja terjadi hingga menjadi booming dan dibicarakan banyak orang.

"Itu namanya hukum tong sampah. Kalau saya ngomong 100 omongan, saya ngramalin 100 ramalan, pasti dua, apa tiga kejadian. Lalu setelah itu diboost yang terjadi, yang akan saya bahas yang 3 itu yang kejadian," terang Deddy.

"Dan masyarakat hanya akan mengingat 3 kejadian, sedangkan omongan lain yang tidak kejadian ya tidak kejadian," paparnya.

Deddy Corbuzier mengatakan manusia akan mencari hal-hal yang terjadi atau sama tentang dirinya sendiri dan bakal merasa itulah nasibnya yang diramalkan.

"Lalu bahayanya apa? Ada yang namanya nosebo. Nosebo ini apa, orang yang tadinya yang tidak berperilaku sesuatu negatif menjadi negatif karena dia percaya sekali terhadap apa yang diramalkan oleh sang peramal

Meski tak ambil pusing dengan ramalan paranormal Tanah Air, namun Deddy Corbuzier menganggap ramalan Mbak You melanggar batas.

"Saya masalah nggak dengan peramal-peramal Indonesia? Enggak, nggak masalah. Kalian mau ngramalin apa juga nggak masalah, akan tetapi kalau ini kelewatan," ungkap Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier lantas menyebut sederet ramalan Mbak You di tahun 2021 mengenai penjarahan, kerusuhan, keributan, hingga pemerintah berantakan.

Meski hanya sekadar ramalan, Deddy Corbuzier menilai dampaknya pada masyarakat bisa menjadi nosebo, yang awalnya damai namun malah jadi negatif.

Deddy Corbuzier juga menyindir sikap Mbak You yang ketar-ketir merubah ramalannya tentang lengsernya Presiden Jokowi di tahun 2021.

"Indonesia ini lagi kacau, Indonesia ini lagi nangis. Pesawat jatuh, banjir, beberapa tokoh meninggal, polarisasi, ditambah keluar sebuah ramalan yang mengatakan akan terjadi kerusuhan, penjarahan di tahun 2021. Maksud Anda apa?" ungkap Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier lantas menyebutkan semua ramalan Mbak You adalah kebohongan.

Ia mengatakan di dalam agama apapun tak pernah ada ajaran untuk percayai ramalan.

"Pertama, itu bohong. Ramalan Anda bohong. Kalau Anda artis atau yang lain ya udah lah. Meramalkan sesuatu lalu menyebarkan ke publik, ini bahaya, sangat bahaya," beber Deddy Corbuzier.

Di akhir podcastnya, Deddy Corbuzier mengharapkan agar Mbak You tidak mematikan motivasi negara dan juga masyarakat.

"Jangan mematikan motivasi negara kita. Jangan mematikan motivasi hidup manusia," tandasnya.***ZJ

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nasi Sudah Jadi Bubur, Sesali Ramalannya yang Terlanjur, Mbak You: Apa Saya Melihatnya Keliru?"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.