Loading...

Kakek 78 Nikahi ABG 17 Tahun: Cinta Bersemi di Bensin Eceran, Berujung Mahar Honda PCX





Cinta pasangan berbeda umur ini bikin heboh. Berawal dari bensin eceran dan berakhir dengan mahar satu buah unit Honda PCX.

Pernikahan antara Abah Sarna dan Noni Novita Handayani menyita perhatian publik.

Momen bahagia di antara kakek usia 78 tahun dan gadis berumur 17 tahun itu viral di media sosial.

Foto-foto itu diunggah oleh akun Facebook bernama Agus Suryajaya.

Disebutkan pernikahan antara dua sejoli itu dilaksanakan di rumah mempelai wanita, Kampung Cicondong, Desa Sukamulya, Kecamatan Pegaden Barat, Subang.

Tidak hanya foto pengantin, beberapa di antaranya juga memotret seserahan yang diangkut mobil pikap, mulai dari perabotan rumah hingga satu unit motor Honda PCX.

Diketahui, untuk PCX 150 CBS harganya Rp29,84 juta, sedangkan versi ABS-nya dilego Rp32,84 juta.

Seperti diberitakan detikcom sebelumnya, Abah Sarna menceritakan awal terpikat dengan gadis pujaannya tersebut.

Ia mengaku sering berjumpa Noni sewaktu membeli bensin eceran di kediaman orang tua Noni.

Abah Sarna lantas memberanikan diri menanyakan langsung kepada Umyati (55) dan Taslim (56), bapak-ibunya Noni.

Kakek tersebut sudah lama mengenal Umyati dan Taslim

“Ari ieu budak saha (ini anak siapa)?” kata Abah Sarna menceritakan kembali kisahnya saat itu.

Sejak itulah Abah Sarna kerap berjumpa Noni. Mereka pun akrab.

Kakek yang sudah menduda selama tujuh tahun usai di tinggal istri meninggal ini akhirnya serius meminang Noni. Anak Abah Sarna merestui.

“Anak saya meridhoi saya menikah lagi. Biar ada yang ngurus,” ucap Abah Sarna.

Sebagai informasi, Abah Sarna sudah pernah menikah dan memiliki satu orang anak yang saat ini sudah berusia 45 tahun. Ia juga memiliki cucu berusia 19 tahun dan 7 tahun.

Sumber: detik.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kakek 78 Nikahi ABG 17 Tahun: Cinta Bersemi di Bensin Eceran, Berujung Mahar Honda PCX"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.