Loading...

Aku yang Temani Kamu Berjuang, Kenapa Malah Orang Lain yang Kamu Ajak Senang?


Pernah seseorang curhat kepadaku, bahwa dia sedang dilanda rasa kecewa yang luar biasa, katanya pengorbanan dan kepercayaannya telah disia-siakan oleh dia yang dianggapnya penting.
Kecewa, sedih, marah, tidak terima, kadangkala menjadi satu berkecamuk dalam hatinya. Dan mungkin ada yang saat ini berada dalam posisi seperti ini juga.
Lantas satu pesanku untuk kalian, tetap berbaik sangka atas keputusan Allah. Meski benar ini sangat menyakitkan, percayalah ada hikmah dan balasan untukmu.
Meski yang menemaninya berjuang adalah kamu, tapi yang akhirnya diajak senang adalah orang lain, tetaplah kamu legowo, karena pasti ada balasan indah untukmu.
Jadi intinya sabar ya sabar, tidak perlu banyak mengumpat kesal, setiap kebaikan yang telah kamu lakukan untuknya pasti akan Allah balas dengan kebaikan yang luar biasa.
Biarkan dia berbuat tidak adil terhadapmu, biarkan dia berlaku curang kepadamu, karena bagaimanapun Allah yang akan selalu berlaku adil terhadapmu.
Kamu tidak boleh terus menerus bersedih, kamu harus mampu menenangkan hatimu atas kecewa yang telah kamu dapatkan sekarang, percayalah kebaikan telah menunggumu setalah ini.
Allah tidak akan mengabaikanmu, Allah akan selalu mempersembahkanmu hal yang luar biasa, Allah pasti telah siapkan balasan sempurna atas kebaikan yang kamu lakukan untuknya.
Maka kamu tidak perlu sibuk-sibuk membencinya, karena kebencian hanya akan emmbuatmu semakin hati dan tidak terima.
Ikhlaslah, seperih dan semenyesakkan apapun keadaan yang mengecewakanmu, maka tetaplah yakin bahwa Allah lah yang akan mengganti setiap kebaikanmu.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aku yang Temani Kamu Berjuang, Kenapa Malah Orang Lain yang Kamu Ajak Senang?"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.